Jumat, 12 Oktober 2012

THE ONE I LOVE [sequel of Love really hurts]


Author: @momo_kawaii
 Judul: THE ONE I LOVE [sequel of Love really hurts]
Kategori: NC 17,yadong
Cast:
-       Yesung Suju tentu sajaa
-       Song Nara si bidadari cantik^^
-       Moon Geun Young ,sisternya author
-       Choi Dongwook /7 si angka sexy
-       Jung Ill woo flower boy [cameo]
-       All member SUPER JUNIOR beserta si Appa Sooman :D

Annyeong para rakyat yadong hahahaha
Momo si author gaje buat ffnc ditengah responsi yang bejubel #curcol
Bagi readers baru, baca yang LRH dulu,nanti malah bingung baca ini -_-“
#bersimpuh#
Mianhae!!! Aku sengaja kasih setengah NC!!! Aaa... abis kadang ini otak ga bisa diajak cencong!
Kalian boleh hujat NC –nya,tapiiii koment storynya yahh...plisss
Dannnnn jangannn ngebash couple ini oke?! Ini hanya untuk kepentingan saya buat FF ! ini Fiksi ,apapun bisa terjadi ...
Selamat membaca ^^

NP : Love really hurts – Yesung, The one i love –super junior kry

author pov suasana riuh akibat pesona 10 namja titisan surga telah menghipnotis ribuan penonton yang setia menyerukan aksi panggung mereka,yah tentu saja pemirsaah mereka adalah uri SUPER JUNIOR - - namja tegap berambut kehitaman berdiri di stage center,alunan musik dari orchestra menandakan dia akan menyanyikan lagu untuk ribuan penggemarnya. wajahnya yang tampan dengan senyum khas mulai melambaikan tangannya ke arah penonton. dia menelan ludahnya saat intro musik hampir habis, dengan mengambil nafas sejenak suara indah itu terangkai dari mulutnya. -
-
sarang cham apeuda neomu ahpeuda swimeobsi nal utkehago ggeuteobsi nareul ulrinda... dengan sedikit tersengal sebuah bait lagunya membuat sekujur tubuhnya bergetar hebat. dia mencoba mengkontrol dirinya dengan memegang mic erat secara berlebihan. entah datang darimana semilir udara sejuk menyapu wajahnya yang sedang terpejam berusaha menyanyikan lagu itu,dia refleks mendongak. matanya bergerak gelisah saat titik fokusnya menangkap sosok yeoja berambut emas panjang dengan baju serba putih berdiri tepat dihadapannya. demi apapun ia tak menyangka berhalusinasi sesempurna ini,sosok dihadapannya adalah yeoja yang selalu hadir dimimpinya,yeoja yang berhasil membuatnya tak berselera makan meski itu masakan ryewook sekalipun, yeoja yang membuatnya mengabaikan kura2nya yang lucu tingkat akhirat :p, yeoja yang membuatnya mengubur dalam lagu yg sedang ia nyanyikan ini...
yeoj yang selalu mengatakan lov- "love is really hurts..."
 ah,namja itu melihat gerakan bibir cherry itu barusan,matanya melebar dan peluhnya membanjiri kemeja biru tua yang ia kenakan. mic yang ia pegang terlepas dari tangannya dan menimbulkan lengkingan panjang yang sama sekali tidak dipedulikan. yeoja itu mendekat perlahan,gerakan langkah kakinya terus diamati oleh namja itu -yeah,dia pasti hantu wanita gedung ini-batin namja itu konyol tapi saat iris matanya kembali menangkap wajah yeoja yang kini sudah dihadapannya ia kembali lemas,ada rasa panas menjalar di dadanya dan itu sakit sekali. kedua tangan mungil yeoja itu terangkat dan ditempelkan ke pipi namja yang masih terpaku
kulit wajahnya merasakan dingin saat telapak tangan yeoja itu menangkup wajahnya,sejurus kemudian sebuah bibir menyapu bibirnya. yeoja itu menciumnya di tengah panggung! bibirnya menekan dan melumat bibir namja itu,namja itu melingkarkan tangannya di pinggang yeoja. masing masing saling mengecup bibir pasangannya dan melumatnya kemudian, sesekali memiringkan kepalanya mencari posisi tepat ciuman ganas mereka. namja itu menerobos liang yeoja itu dengan lidahnya yang sudah basah oleh saliva,dengan senang hati ia menyambut lidah pembentuk art of voice ini dan memainkan kecapan sexy hingga melumerkan salivanya hingga keluar dari mulut mereka.
namja itu... kim joong woon aka yesung
yeoja itu... moon geun young yang kerasukan song nara . . .

plakk!plakk!plakk!
3 tamparan mendarat di pipi porselen Yesung yang berasal dari Leetuk sang leader. bekas kemerahan tertinggal di pipinya yang berharga. dia tak mengindahkan rasa sakitnya,namun Leetuk melakukannya di depan member suju dan Lee SooMan -yang kebetulan turut serta dlm konser- membuatnya sedikit terhina meski ini pantas ia dapatkan. "kau tau ada ribuan ELF disana?kau lihat kan ada banner CLOUDS ditengah lautan ELF?" Leetuk berkata dingin dan sesekali menggigit bibir bawahnya menahan amarah Yesung hanya tertunduk lemah,dia tak punya jawaban tepat untuk menanggapi Leetuk "mereka menangis KIM JOONG WOON!!! mereka melihat Yesung bias mereka beradegan kissing LIVE?!!" bentakan Leetuk membuat Ryewook menangis sambil memeluk punggung Yesung "cukup hyung!dia tidak sengaja!" ucap Ryewook sesenggukan dibalas elusan pelan dari Yesung untuk menenangkan magnae eternal suju ini. Leetuk menggeram marah dan membanting gelas yang ada di meja.
"sudah kubilang geunnie kerasukan,dia melihat sosok lain pada geunnie dan itu sangat berpengaruh dibawah alam sadarnya hyung!hyung tidak boleh bertindak seperti ini,semua memang tak masuk akal,tapi hal ini benar terjadi" Siwon mendekati Leetuk dan menjelaskan apa yang terjdi menurut analisanya,karena setelah mereka berciuman geunnie langsung tak sadarkan diri,sekarang aktris cantik itu sedang ada di ruangan lain. "kerasukan?apa ini jaman sadako?kau yang taat apa percaya hal itu?" Leetuk tertawa sinis sambil menatap Siwon tajam "kau ini kenapa sih hyung?" siwon balik bertanya dengan nada agak kesal "aku?mollayo~~mungkin aku sedang kerasukan sadako" tutur Leetuk dengan mimik dibuat ketakutan "tidak lucu hyung" "apa kau pikir ini acara lawak?" "hyung dewasalah..." "aku sudah tua dongsaeng...aku paling TUA!" Siwon dan Leetuk saling melempar sindiran hingga si tersangka(?) Yesung mengeluarkan suara baritonnya keras "BISAKAH KALIAN DIAM?!" semua member kini fokus pada Yesung yang tiba-tiba bersimpuh ditengah-tengah mereka "Leetuk hyung,tolong dengarkan penjelasanku,ne?"pinta Yesung lemah "bicaralah sampai aku mengerti" balas Leetuk ketus "aku...sudah gila mungkin-" "ommona... benar kan kataku jeung?" Heechul menggoyang-goyangkan lengan Sungmin dan Kyu-notabene suka rumpi- .karena suara Heechul yang tiba-tiba menyela Yesung, Leetuk menghadiahi deathglare gratisan kearah mereka. "aku masih memikirkan yeoja itu, Song Nara. dan aku melihat sosok Nara tadi,begitu nyata dan masih secantik dulu,demi Tuhan hyung, aku berusaha melupakan yeoja itu tapi ini jauh lebih menyakitkan dibanding kematiannya, cintaku habis olehnya, meski dia tak ada disisiku tapi dia terus muncul di mimpiku. aku gila ,kan?" tubuh Yesung bergetar hebat,dia mengucapkan kalimat itu dengan satu tarikan nafas,dan kini ia tersengal ditambah nyeri hebat di ulu hatinya menceritakan hal yang belum diketahui Leetuk dan semua member. tetesan air mata jatuh membasahi lantai marmer yang dingin, Yesung teringat Nara... sejak kematian Nara dia selalu menolak menyanyikan LOVE REALLY HURTS,namun PD acara ini meminta dengan sangat pada Yesung karena ini adalah konser amal mereka. dan lihat yang terjadi, geunnie bisa masuk ke tengah panggung tanpa diketahui security dan dia menjadi Song Nara yang dikenal Yesung. "ya! kenapa tidak bilang eoh?! kau ini membuatku cemas pabo! kau pikir kau.. kau akan baik-baik saja setelah ini?lagi-lagi kau mengecewakan hyung,perlukah kutulis di jidatku 'we are family'?" "jangan hyung,jidatmu tak selebar itu" Kyuhyun nyeletuk dan mendapat jitakan manis dari Siwon. poor magnae-_- "anioo hyung,aku tak ingin merepotkan kalian-" "kalau begitu kau keluar dari suju dan kubuat soloist,ne?" CEO SM mengeluarkan kicauannya yang langsung merubah aura dari masing-masing member menjadi gelap 'dasar kakek2 sarap,berani2nya dia berkata seperti itu' begitulah yang dipikirkan mereka "jangan begitu Sooman-shii,aku tak ada maksud keluar dari suju" Yesung panik sambil menatap Sooman yang sedang duduk di sofa. "kalau begitu percayalah pada mereka,kalian kubuat banyak tujuannya untuk ini,aku yang tau bagaimana sifatmu saat audisi selain menjadikanmu penyanyi aku juga ingin melembutkan hatimu,dan lihat sekarang!kalian semua idol korea yang dikenal hangat dan tampan,tapi disisi lain,kalian keluarga.apa perlu kuberi kuliah tentang keluarga?" kata Sooman bijak,semua member tertegun dan mata mereka berbinar-binar. Yesung tersenyum simpul,lagi-lagi dia berbuat bodoh sampai harus diingatkan lagi oleh orang lain,Super Junior adalah keluarganya. "ne,aku mengerti" "nah begitu,tapi mungkin ide bagus membuatmu solo karena banyak sekali CLOUDS disana,ahh akan menambah pemasu-" Sooman menghentikan ucapannya melihat semua anak didiknya menatap ingin bunuh tua bangka dihadapannya dengan menguliti, memutilasi, bakar dengan komporminyak, melemparnya ke sarang hiu saat ini juga. "bercanda koq,ah panitia bilang ada komisi tambahan untuk kalian,ssudah ya? dan Yesung jangan terlalu kalut, ahh aku ada janji dengan JYP aku pergi dulu minna" Sooman langsung ngibrit sebelum keinginan mereka makin kuat untuk membunuhnya. :D "hyung! kalau kau kesepian ayo kita buat real YEWOOK!" lagi lagi evil magnae membuat heboh jagat suju "kenapa bawa namaku, evil!!!" Ryewook mendelik dan siap menyentil jidat Yang Mulia Evil Kyuhyun "apa apa?wajahmu memerah hyung!" "hahaha sudah kyu,jangan menggoda wookie begitu"
semua member tersenyum senang melihat tawa Yesung lagi,dia tampak tampan sekali xD "lihat! Yesung hyung tertawa! aah aku benar2 berjasa sekali eoh?" ucap Kyu narsis,semua member hanya memutar bola matanya malas dengan kenarsisan Yang Mulia Evil Kyu "kau tak mau bertemu geunnie dulu?" tanya Siwon. Yesung terdiam lama,kemudian ia mengangguk "ne,aku akan menemuinya,aku ke toilet dulu ya" Yesung keluar dari ruangan "bukankah dulu Yesung hyung mengagumi Geunnie?" Donghae menggaruk kepalanya yang tidak gatal "namja mana yang tidak menyukai wajah monalisa seperti dia,ah beruntungnya Yesung hyung..." Eunhyuk mengelus bibirnya dengan mata menerawang jauh "berhenti berfikir yadong dasar monyet!" batin Donghae kesal setengah mati -

- geunnie pov
"kau mau bagaimana sekarang?mungkin sekarang antismu bertambah sejuta orang dan hujatan akan mampir di twitter dan me2day mu,aishh~ kau membuat lubang kuburmu sendiri geunnie!" manajerku menoyor kepalaku dengan kasar,kenapa kubiarkan dia lakukan itu? karena dia adalah oppaku. aku masih terdiam sejak kesadaranku pulih,kepalaku masih pusing karena tekanan batin. aku tak bisa ceritakan semua yang kualami pada oppa,dia mudah sekali marah dan aku pasti sudah tinggal nama. "apanya yang kerasukan?dosa apa keluarga kita hingga ada hantu yang merasukimu" oppaku -Choi Dongwook/7- menghempaskan tubuhnya di sofa.
dosa? apa aku memang berdosa besar pada yeoja itu? tiba-tiba tubuhku bergetar dan tanganku mendingin, kurasa tubuhku akan tertelan bumi karena kakiku terasa tak menapak. Song Nara... nama yang kukubur sedalam dalamnya setelah yeoja itu berhasil membuatku patah hati dan rasanya tak mau hidup tanpa namja yang harusnya menjadi suamiku sekarang 'KIM HYUN JOONG'. berita kematian Hyunjoong oppa membuatku makin muak dengan Nara,yeah karena dia selamat dari kecelakaan itu. sosok yang kubenci seumur hidup itu muncul dimimpiku,dia tersenyum manis kearahku dan membuatku terpana karena harus kuakui dia cantik sekali,sungguh! dia mendekat padaku dan memelukku erat seraya berkata
"akan kukembalikan kebahagiaan yang dulu kuambil darimu Geunnie~aa,mianhae telah membuat hidupmu seperti ini" dia menepuk nepuk pundakku dan memberikan kenyamanan tersendiri untukku.
 "sudahlah, jangan bicara seperti itu." kataku pelan. dia melepas pelukannya dan menatapku lekat
 "aku tau kau gadis baik,itulah kenapa Hyunjoong oppa sangat mengagumimu" dan kemudian aku tak ingat lagi apa yang terjadi dimimpiku itu. sepertinya aku tak lagi membencinya,ya...justru aku ingin sekali menemuinya. dimana dia sekarang? "huh,ini dia idol terkenal sedunia YESUNG SUJU" aku menoleh ke arah yang sedang dilihat oppa,dan mataku tertuju pada namja tinggi yang sedang berdiri di ambang pintu ruang riasku. aku kembali menunduk,tentu rasanya aku tak punya muka dihadapan Yesung~shii. aku yang memulai ciuman panas itu,bibirku saja masih merah akibat 2 menit ciuman live kami,sungguh aku seolah melihat tubuhku bergerak sendiri sedangkan jiwaku tak ada didalamnya. "ada perlu apa sajangnim?" ucap oppaku dingin,kurasa oppaku sudah sangat muak melihat Yesung,dia terlalu mudah ditebak. kudengar derap langkah kaki mendekatiku. "boleh aku bicara dengan artismu?" suara bariton itu entah kenapa membuatku berdebar kencang. "tch,lancang sekali,apa kau berniat merencanakan cerita untuk dibagi kepublik tentang ciuman barusan?ahh kuharap SM tau etika untuk meminta maaf" telak!oppa selalu membuat namja yang mendekatiku berfikir dua kali untuk bicara denganku,itu biasa. "hanya obrolan sesama artis,dan kuharap seorang manajer tau etika dalam menerima tamu yang baik" aku terkejut mendengar ucapan Yesung, ada apa dengannya?apa dia begitu marahnya? oppaku memutar bola matanya malas,dia merasa kalah eoh?
dengan gerakan kasar oppa keluar dari ruanganku, Yesung mendekati pintu dan menguncinya dari dalam. "annyeong...maaf aku kurang sopan tadi" ujarnya sambil mendekatiku dan duduk disebelahku,aku mengagguk menyapanya "annyeong... gwenchana" mendadak suasana menjadi canggung "kau baik-baik saja?ah maksudku setelah pingsan tadi" "ne,aku baik. hanya sedikit pusing saja,lantai panggung benar2 keras,hehe" aku mencoba mencairkan ketegangan diantara kami,kulihat dia tersenyum. tampannya... "yesung-shii,maukah kau mendengar ceritaku?" kataku akhirnya,kurasa dia harus tau semua ini.entah kenapa seharian ini dia punya firasat bertemu dengan namja yang sangat ia rindukan - - Yesung pov "Yesung-shii,maukah kau mendengar ceritaku?" kutolehkan kepalaku menatap geunnie,aku sedikit tertarik dengan ceritanya,makanya kuanggukan kepalaku. "sebelumnya apa kau marah dengan apa yang kulakukan tadi?" aku menggeleng antara tidak dan tidak tahu. bagiku apa yang terjadi tadi seperti mimpi saja. "yeah,sepertinya aku benar2 dirasuki hantu" dia terkekeh pelan dengan ucapannya sendiri. aku mengerti,itu bisa saja terjadi karena tuhan juga menciptakan alam lain. "dan aku mengenal hantu itu,dia... perebut kebahagiaanku" deg! tanganku terkepal menahan diri,aku tak terima jika hantu yang ia maksud adalah Nara "dia merebut namja yang kucintai,dan sisa kebahagiaan yang kupunya... yeoja jahat" geunnie menunduk dan tangannya bergerak mengelap matanya,dia menangis? t-tapi dia berkata buruk mengenai yeoja itu!meski aku belum tau siapa yang ia maksud "tapi tuhan menghukumku telak,benci adalah perasaan paling mudah datang dan sulit pergi. aku kecelakaan setahun lalu. aku koma 2 bulan, tapi sepucuk surat yang dibacakan eommaku membuatku sadar dan hidup hingga sekarang" aku terdiam,baru kudengar ada kecelakaan menimpanya,jujur aku mengagumi geunnie saat aku mengisi soundtrack dramanya,dia sangat memukau. "aku lupa isi surat itu,karena eommaku ceroboh dan menghilangkan surat itu" dia kembali mendongakkan wajahnya,memang tidak menangis tapi pasti ada gejolak dihatinya. aku tergerak mengelus surai rambutnya yang hitam,dia perlu hiburan dariku. dia tersenyum ke arahku dan aku membalasnya,cantik sekali monalisa hidup ini. "aku benci mengakuinya,tapi istilah cinta tak harus memiliki memaksa yeoja egois sepertiku untuk mengibarkan bendera putih" ucapnya lemas "bersabarlah,cinta memang menyakitkan" kataku mengopi kalimat Nara. gerakan tanganku terhenti oleh tatapan aneh dari geunnie. jantungku terpacu cepat melihat manik hitam matanya yang teduh itu,rambutnya yang sehitam arang dan monalisa karya da vinci pun tak sebanding dengan kecantikannya #author juga fans unnie:*#

- author pov

Yesung terus terpesona dengan wajah yeoja dihadapannya,rasa hangat menjalar di seluruh tubuhnya. dia mengamati tiap inci wajah geunnie: mata,hidung,pipi,dan bibir ranum berwarna pink dan sedikit gloss di permukaannya. bagaimana jika bibir itu sekali lagi ia cium? apa rasanya akan sama? tangan yesung menangkup wajah geunnie dan menarik tubuh yeoja itu agar mendekat. tanpa perlawanan dari geunnie, Yesung mengangkat wajah geunnie dan mendekatkan wajahnya hingga tak ada jarak, sebuah kecupan singkat dari Yesung membuat sengatan kecil ditubuh geunnie. kecupan itu sangat lembut hingga membuatnya melumer. Yesung menatap manik mata geunnie dan berbisik pelan "boleh aku meminta lebih?" blussh! wajah geunnie memerah mendengar permintaan Yesung yang kelewat sopan. tanpa menjawab apapun geunnie menutup matanya,dia sudah tidak berfikir apa-apa lagi,dibenaknya penuh dengan Yesung. ya, main vocal suju ini membuatnya merasa lain, geunnie yakin Yesung pantas meminta apapun darinya. Yesung melanjutkan lagi ciuman mereka, dia menyapu bibir geunnie yang beraroma strawberry yang berasal dari lipglossnya. geunnie melingkarkan tangannya di leher Yesung dan menekan tengkuk namja itu agar memperdalam ciumannya. dada bidang dan dada sexy saling bergesekkan membuat sesak dibagian bawah Yesung. dia menahan hasratnya dengan mengecup leher jenjang geunnie dan membuat geunnie menggelinjang nikmat
 "sshh...ahh...mmh" geunnie mendesah pelan saat lidah basah Yesung menyapu bagian sensitifnya, leher. jemari tangan geunnie menisir rambut Yesung. kepala Yesung melesak ingin masuk di balik dress yang menutupi dada geunnie yang indah. dia mencoba menarik langsung dress kemben putih tapi geunnie langsung membuka resleting belakangnya dan kemben itu melorot menampakkan bra tanpa tali berwarna pink. Yesung mengecup dan menyedot daerah atas putingnya,meninggalkan bercak kemerahan di sekitar dada putihnya. Yesung perlahan mendorong tubuh geunnie supaya berbaring. dia menghentikan aktivitasnya sejenak dan menatap mata geunnie lengkap "pernah dengar type yeoja idamanku?" ucap Yesung mirip desahan, geunnie menggeleng lemah dan merinding karena Yesung menghembuskan nafasnya di wajah yang sukses memerah "setiap kali ditanya pers aku hanya punya satu jawaban-mmvh" Yesung mengerang saat paha geunnie bergerak dan mengenai 'miliknya' yang menegang "mian.." geunnie baru sadar "kau... Moon Geun Young" Yesung mendaratkan ciuman ganas,lidah Yesung memasuki bibir geunnie, mereka saling perang lidah meski terus dimenangkan Yesung tentunya. Yesung menurunkan ciumannya ke leher geunnie, menghisapnya lagi hingga membuat sensasi panas geunnie yang berpusat di bagian bawah geunnie terasa basah. "kau...(jilat)... cantik...mhh (jilat)" "eunnghh... oppahhmm" dada geunnie bergemuruh, Yesung sudah melepaskan bra geunnie, jadilah ia topless "mmmhhh.." geunnie menahan jeritannya karena Yesung mencubit tonjolan kecoklatan di ujung bukit kembarnya. Kepala besar yang sering di katai semua member itu kini sudah menemukan tempat yang pas ditengah bukit kembar geunnie. menghirup wangi tubuh geunnie dan menyimpanya di memori ingatannya. Tangan kiri Yesung yang bebas memilin tonjolan dada kiri geunnie. bagaimana tonjolan kanan? lihatlah lidah yang sangat basah dan lembab itu sedang menyusuri daerah dada kanan geunnie, sampai di tonjolan kecoklatan yang menggoda itu Yesung menyedotnya seolah menyusui ibunya. "eungghh... oppahhh... ahhh" geunnie mengejang dan merasakan cairan dari tubuhnya keluar membasahi selangkangan dan pahanya. geunnie sudah 2 kali orgasme tapi Yesung belum. tangan kiri Yesung turun kebawah mengelus paha mulus geunnie dan masuk kedalam celana dalam geunnie,dipijitnya bagian sensitif geunnie yang sudah basah, mencubit kecil klitorisnya hingga membuat sipemilik tubuh mendesah liar. Yesung suka suara geunnie, sangat membuatnya panas disetiap bagian tubuhnya. Yesung mempersiapkan jari2nya yang sudah gatal dan memasukkan satu jari ke vagina geunnie. geunnie menggigit bibirnya merasakan ada yang masuk di bawah sana, sedikit perih dan aneh "jika terasa sakit bilang saja" ucap Yesung sambil mengecup perut datar geunnie berulang ulang. 3 jari melesak ke vagina geunnie dan bergerak memutar mengoyak dinding geunnie "aakhh... appo" sudut mata geunnie mengeluarkan air mata menahan kesakitan sekaligus kenikmatan yang tiada tara. "cakar punggungku/jambak rambutku supaya tidak sakit,ne?" ucap Yesung lembut jari Yesung kembali berputar didalam geunnie dan beberapa kali mengenai sweetspotnya mau tak mau tubuhnya melengkung dan makin keras mencakar punggung Yesung "ahhhh...cummm" nafas geunnie tersengal bersamaan dengan klimaksnya. Yesung mencabut jarinya membuat desahan kecewa geunnie yang merasa kehilangan. geunnie menatap wajah Yesung yang tiba-tiba memucat. ada apa dengannya? #BS: PETER KEMPOT-ONO OPO AWAKMU# *digamparreaders* -

- Yesung pov

apa apaan ini? mataku mengerjap melihat yeoja dibawahku,seolah bayangan tumpuk aku seperti melihat wajah geunnie menjadi Nara. Nara yang tersenyum tulus melihatku diatasnya. aku menelan ludah dan keringat yang membanjiri kemeja baruku. "Song Naa Ra..." ucapku pelan, kuusap pipinya yang mendingin dan ingatanku tertubruk saat peristiwa di RS, tidak-tidak-tidak kenapa saat itu ka tak bangun yeoja bodoh?! kau bilang kau mau hidup disisiku selamanya hah?!! knapa saat itu tubuhmu kaku padahal aku seharian memelukmu eoh?!! berani-beraninya kau melambungkan hatiku dan menjatuhkannya saat malam aku menyentuhmu
"kajimaa...ugh... jebal" air mataku mengalir deras,ku rengkuh tubuhnya dengan memeluknya protectiv, jangan sampai ia pergi lagi! tidak-tidak-tidak jangan sedetikpun dia jauh dariku! "oppa... ini aku geunnie..." deg! kepalaku terasa nyeri hebat, geunnie? a-astaga, kulonggarkan sedikit pelukanku dan melihat geunnie. matanya memerah, apa dia menangis? apa yang kau lakukan Yesung pabbo! "apa tadi itu sakit eoh?" aku khawatir permainanku memburuk karena jarang berhubungan intim sejak menjamah Nara. tiba-tiba geunnie memelukku "siapa? nama siapa itu?" tanyanya nanar. ah,bodohnya aku! kuelus punggungnya yang polos dan sedikit bersalah karena aku tak melepas pakaianku sama sekali,bahkan milikku yang sudah berubah ukuran tak kulepas dari sarangnya. "dia adalah noona bodoh yang menjadi antisku... tapi aku menyukainya, segenap jiwa aku menyukainya" lebih baik kukatakan semua padanya "apa dia menyukaimu,bukankah dia antis?" tanya geunnie,kurasakan dagunya yang lancip menempel dibahuku "dia menyukaiku sebagai namja,bukan idol" jawabku mantap "sekarang dimana dia?" aku menangkap kalimat memaksa dari geunnie "dia... menyusul tunangannya, di surga" ucapku miris. perlahan kurasakan tubuh geunnie sedikit bergetar,kurasa dia kedinginan karena AC ruangan ini masih menyala. kupererat rangkulanku "Song Naara si yatim piatu itu?benar dia?" tubuhku menegang, bagaimana geunnie tau? "mianhae Naraa~a...hiks... mian oppa..." geunnie menangis terisak dipelukanku. a-apa maksudnya? apa benar yeoja yang ia ceritakan itu Nara? bagaimana bisa? kulepas pelukanku dan menatap geunnie yang menangis sesenggukan dan terus meminta maaf, ku benarkan dressnya dan memasang resletingnya. kuambil tissue dan mengelap sisa klimaks geunnie yang berceceran di paha dan selangkangannya. kulihat rambut hitam yang berantakan itu, kusisir dengan tanganku dan menyematkan jepitan yang sempat terlepas. kusisakan wajah cantik yang sedang menangis terisak sambil menatapku nanar "jika ada fansku yang menyerangmu beritahu aku, datanglah ke apartemenku... jika kau tak punya tempat untuk pulang,dulu Nara juga begitu,dia sudah kehilangan semua kebahagiaan dan cinta.dia juga sepertimu geunnie,tapi kepergiannya membuatku sedikit lega. karena ada Tuhan yang melindunginya dan ada namja itu bersamanya, akhirnya dia tidak ksepian lagi" tanpa sadar air mata memenuhi pelupuk mataku, rasanya panas dan ingin meledak mengingat Nara. tiba-tiba geunnie menarik wajahku, menempelkan dahi dan hidung kami, tubuh kami sama2 bergetar dan menangis karena satu orang,
Song Nara ...
- author pov
"hyung!lama sekali dikamar mandi?" Kyu menyambut Yesung yang baru datang ke ruang rias suju setelah 30 menit. pikiran evilnya menuju hal aneh seperti kebutuhan-hey-seorang namja "tadi perutku mulas" jawab Yesung bohong,Kyu langsung manyun karena tebakannya salah, lihatlah dia aktor hebat kan? hidung sensitif Eunhyuk menangkap aroma lain selain aroma member yang sudah dihapalnya-apalagi aroma Donghae yang amis #plak-dan dia mengendus punggung Yesung seperti anjing pelacak BRIMOB "hei hyuk! berhenti mengendusku!" teriak Yesung karena Eunhyuk mengendus keteknya#upz ralat# dada Yesung, kemudian menyeringai setan "kau bau aneh hyung...aa" "MAKSUDMU?" Yesung mendelik marah menyempurnakan aktingnya 'aish..kenapa monyet ini peka sekali sih?'batin Yesung frustasi tingkat kabupaten "kau...bau bercinta hyung(bisik)" Eunhyuk mengedipkan sebelah matanya dan menyeringai lebarxtinggi:2. nafas Yesung tercekat, kepalaya berputar mencari dialog setelahnya, tapi Eunhyuk tak mudah dibohongi. akhirnya dengan sangat terdesak mengeluarkan jutsu terakhir #jiwa ninja "akan kubelikan 10 kaset(YADONG)" : NYUAP NO JUTSU *dzigh #authorsarap "15 kita deal!" Eunhyuk menyalami tangan Yesung paksa. Yesung menjitak kepala King of Yadong dengan keras "arra arra! tutup mulutmu ne?!" "ya!hyung jangan melukai kepala rapper tercute suju! kau pikir kepalaku sebesar punyamu!" "kau membuat lubang kuburmu sendiri monyet kuning baka!" seketika tekanan roh Yesung menusuk tubuh Eunhyuk "a-aku bercanda hyung" Eunhyuk berdoa dalam hati dan janji akan puasa yadong 1 hari #apa bedanya?-_- "hyung! temani aku ke van yuk!" Shindong datang dan melempar puppy eyes horornya ke Yesung. "ok,aku juga kelupaan sesuatu" Yesung tersenyum sambil menepuk bahu Shindong. mereka pun pergi, Eunhyuk masih terdiam,tubuhnya membeku dan dia punya satu quote untuk readers: Yesung benar-benar manusia pengganti mood tercepat di dunia,itu bukan prestasi permisa,
itu horor sekali -_-" -

- Yesung pov
aku dan Shindong sudah berada dilantai dasar gedung pertemuan megah di seoul. gedung ini menyediakan berbagai room yang serbaguna, yeah presiden juga sering memakai gedung ini. sepertinya ada konfersi pers di lantai dasar, banyak sekali wartawan yang berebut masuk ke room yang lumayan besar. aku terhenti dan mencoba melongok isi room itu "wae hyung? kau mau masuk?" tanya Shindong aku menoleh padanya "apa ada mentri/presiden yang kesini?ruangan itu ramai sekali" Shindong ikut melihat ke bagian dalam room "oh iya, ada konfersi pers pengusaha mobile yang dapat brand di amerika, dia masih muda dan kudengar namanya...aa...siapa ya? umm..." Shindong menyodok otakknya yang penuh aneka camilan untuk mengingat sebuah nama "Jung Ill Woo...itu dia" aku mengernyitkan dahi, sepertinya aku pernah dengar nama itu. "kau duluan saja,maaf aku tak bisa menemani,ah aku pinjam topimu" segera kutinggalkan Shindong dan menuju room itu. kuedarkan pandangan sepertinya sudah dimulai. kupasang kacamata hitamku dan berdiri bersandar di dinding. "tuan jung ill woo masuk ke ruang konfersi" mc bertubuh tambun memberitahu pada pers, kemudian muncul pria tinggi berambut coklat memakai setelan jas grey tersemat sebuah bros entah itu bentuk apa. khas orang kaya sekali. "tuan Jung, bisnis anda begitu luar biasa di pasaran amerika, bagaimana perasaan anda?" seorang wartawan namja mengajukan pertanyaan "menyenangkan sekali,kebanggan terbesar untukku dan perusahaanku" ill woo menjawab dengan sesekali tersenyum. ku simak semua pertanyaan dan jawaban namja itu, kapan aku mendengar namanya?ishh!
--flashback
  ku tutup kembali pintu yang terpampang sebuah kerts bertuliskan "moon geun young room". perasaan hangat menyelimutiku, entah kenapa menangis bersamanya membuat bebanku yang berton-ton lenyap seketika. yah... dia memang yeoja hebat. kulihat diujung lorong ada manajer geunnie sedang menerima telfon,sebenarnya aku ingin langsung pergi tapi- "MWO? kenapa bisa begitu? ahjussi! itu kecelakaan! geunnie tidak sadar!... andwe! jangan katakan apapun pada eomma!... ini hanya masalah sepele,tidak bisakah sajangnim JUNG ILL WOO itu mengerti?!!... jangan melucu dengan ancaman membatalkan pertunang- yeobseo?YEOBSEO?!! AISHH!!!" harusnya aku tak mendengarnya,tapi suara Doongwook hyung begitu keras dan membuatku merekam semua kata-katanya. pertunangan? geunnie dengan siapa?
flashback off
  "jadi...dia tunangan geunnie" ucapku samar "umur anda sudah cukup menikah,kudengar anda berhubungan dengan aktris korea inisial GY?" sret! wartawan pintar! meski aku tak tau bagaimana dia bisa tau tapi aku tak bodoh dengan inisial yang dimaksud GeunYoung! "anda dari infotaiment?" tanya ill woo dengan senyuman ah bukan itu seringai! "bukan tuan, saya dari berita inspirasi online jepang" ayo jawablah! jangan bertele-tele! "mana mungkin kan? dia tidak pantas mendampingiku sedangkan kelakuannya seliar itu" Mwo? - author pov tangan Yesung terkepal, rahangnya mengeras dan sesuatu tak nampak seolah menusuk dadanya sakit. darahnya memanas sampai ke ubun-ubun. dia merencanakan maju kedepan dan menghajar sampai mati pengusaha kaya menjijikan itu. "sudah... tenanglah" Yesung tersentak dengan suara yang tiba-tiba membisikinya. dia menoleh ke kanan dan menemukan yeoja cantik itu, Nara? "jangan seperti anak kecil begitu" Nara mencubit pipi Yesung sebal "sedang apa...?" tanya Yesung polos Nara hanya tersenyum simpul,dia mendekati Yesung dan berdiri disampingnya dengan kepala bersandar di bahu Yesung "siapa Yeoja yang sedang kau pikirkan?" tanyanya sendu "pertanyaan apa itu?tentu aku selalu memikirkanmu" jawab Yesung cepat
"jinjja?ish... kojimal" Nara menekuk wajahnya sebal. Yesung malah bingung dan dia berintuisi ini hanya imajinasinya yang terlalu liar,yah! sangat liar! "jangan bohongi perasaanmu, kau pikir sampai kapan kau menanggap cinta itu menyakitkan?" Yesung tersenyum dan menautkan jarinya dengan Nara "sampai aku menikah denganmu dan menjadi ayah dari anakmu" sosok Nara terdiam dan menunduk dalam,lalu dia menatap wajah kekasihnya dalam-dalam "aku bukan yang kau cari chagi, yeoja yang menjadi takdirmu masih belum kau temukan, kau seperti aku saja,yang terlalu rapat menutup hati akan datangnya cinta" Yesung menatap Nara protes "kau takdirku" desisnya Nara mengangkat tangannya dan menutupi mata Yesung dengan telapak tangannya "if i close my two eyes or open them agaian, i only think of one person" Nara bersenandung sebait lagu 'the one i love' suju kry .Yesung menelan ludahnya dan melanjutkan liriknya
"the memory i can't erase for one second... i just..." perlahan Nara melepas tangannya,manik mata Yesung melihat bayangan samar, kemudian matanya berakomodasi dengan satu titik manusia yang berada 5 meter di depannya, terlihat yeoja itu sedang berdiri mematung menatap ponselnya dan headseat di telinganya
"i... just... think... of you" darah Yesung berdesir, jantungnya berdegup abnormal, surai rambut hitam yeoja itu yang bergerak akibat angin membuat dunia berubah slow motion. "jika kau lupa bagaimana memulainya, setidaknya kau tau... kau membutuhkannya disisimu, menemanimu menghadapi takdir... hingga ajal memisahkan kalian... aku benar kan? kau hanya memikirkannya sejak 1 jam yang lalu" Nara mengecup pipi Yesung lembut dan menghilang dari pandangan. "benarkah?" -

- geunnie pov
apa hanya seperti ini saja? hhh... jadi Nara dulu juga bersandar pada Yesung oppa? kasihan sekali hidupnya, sedangkan aku yang masih punya banyak keluarga berkelakuan egois dan merepotkan banyak orang. "jadi, Yesung bicara apa tadi?" Dongwook oppa masuk ke ruang riasku dengan membawa tas besar, sebentar lagi kami pulang "dia menghiburku dan mengobati lukaku... disini" kutunjuk tepat jantungku, luka yang kudapat karena cintaku yang selalu kandas dan menyakitkan "a-apa?" oppa mendelik hendak marah "Nara sudah meninggal oppa, Yesung oppa yang menemaninya selama ini" ucapku nanar "jjin...jinjja? gwenchana?" oppa menatapku khawatir "ne,aku baik-baik saja oppa. kajja kita pulang" aku menarik lengan oppa dan segera pulang. #dilantai bawah aku duduk menanti oppa yang sedang bertemu sebentar dengan pemilik acara. aku sebenarnya sedang off air di radio dalam gedung ini yang kebetulan satu lantai dengan acara amaL SUJU digelar. "sepertinya sedikit lama" keluhku, kukeluarkan ponselku dan memasang headset di telingaku. lagu Lady antebellum 'just a kiss' tiba-tiba wajahku memerah dan menyentuh permukaan bibirku. yeah, aku sudah berciuman dengan Yesung oppa, bukan ciuman sekenario drama/film, ciuman yang ini adalah tulus dan tanpa kepura-puraan, murni! ah, wajahku pasti merah! aku berdiri dan berjalan mondar mandir meredakan rasa maluku. kemudian lagu berhenti dan langsung kudengar suara Kyuhyun yang lembut dan suara kecil seksi milik Ryeowook, ini lagu favoritku 'the one i love' ...i can't do anything, while not doing anything, look at the slow time... tubuhku membeku mendengar bariton seksi yang menusuk pendengaranku... Yesung oppa. ...where are you? what are you doing? because i only think of one person... kudongakkan kepalaku dan langsung terlihat banner 10 namja tampan yang mematenkan namanya SUPER JUNIOR. mataku tersihir pada namja bermata kucing dengan lesung tipis dibawah pipinya. Kim jongwoon... ...i know i shouldn't be doing this, i know that i can't love you my confession will make you though more pain, i know... "mianhae... saranghae oppa" ucapku lirih dengan perasaan yang tak karuan ini.
“apa yang harus kuperbuat dengan perasaan ini Tuhan?” - -

Author pov

“geunnie, kajja!” Dongwook menggandeng dongsaengnya setelah kembali.
“ah, ne...” geunnie mengikuti oppanya menuju mobil.
#tempat parkir
Dongwook tiba-tiba berhenti karena dering ponselnya, setelah melihat nama pemanggil dia mendengus kesal dan mematikannya.
“ahh, tidak sopan sekali mengabaikan panggilan dari orang sepenting aku... hyung?”
Dongwook dan geunnie menoleh bersamaan. Seorang namja tampan dengan setelan jas grey membuat tubuhnya yang tinggi sangat menawan. Jung ill woo
“ Ginny baby, long time no see” ucap illwoo sambil meletakkan satu tangannya di dada dan membungkuk hormat. Geunnie yang kaget hanya menunduk kecil pada tunangannya, ah bahkan Appanya sudah mengatur tanggal pernikahan mereka.
“aku lelah tau, kenapa kau tak memelukku dan menepuk punggungku seperti biasa eoh?” rajuk illwoo
Geunnie tersenyum dan mendekati illwoo. Tunangannya ini sangat sangat baik padanya, dia selalu membuat geunnie tersipu malu dengan sikapnya yang seolah mereka prince dan princess negeri dongeng, selain itu Appa sangat menyukainya. Jadi bagaimana mungkin dia tidak menyetujui pernikahan mereka kelak.
Geunnie memeluk tubuh jangkung illwoo dan menepuk pelan punggungnya. Aroma maskulin begitu kentara di hidungnya. Illwoo membalas pelukkannya dan menempelkan dagunya di ubun ubun geunnie.
“kau ini seperti anak anjing, ginny... harusnya kau tetap seperti ini dan menjaga kelakuanmu selama tuanmu tak ada bukan?”
“maaf-?” geunnie memastikan kalimat barusan berasal dari mulut illwoo. Anak anjing?
“apa setiap artis harus membuat skandal untuk mendongkrak popularitasnya?”
Orbs geunnie menatap tajam pada illwoo. Dia mengerti kearah mana pembicaraan mereka.
“itu kecelakaan oppa...” ucap geunnie lirih
“accident? Kau adalah tunanganku, kelak margamu adalah Jung! But now... what the hell?? Kau menghianatiku ginny...” katanya penuh penekanan
Geunnie menggeleng kuat, dia sama sekali tak sependapat dengan illwoo.
“ yeoja murahan yang mencium namja murahan pula...”
Plakk!!
“-kau! Apa yang kau lakukan dengan wajahku bitch!!” illwoo memegangi pipinya yang merah dan menatap geram geunnie. Geunnie menarik kerah illwoo
“listen, kau boleh menyebutku murahan... tapi Yesung oppa, ani~ kau bahkan lebih murahan dari semua namja di dunia ini!!”
Bukk!!
“ouchh!! A-ppoo” illwoo merasakan sesuatu mendadak hilang saat geunnie menendang daerah diantara selangkangannya. Geunnie melempar cincin tunangannya ke wajah illwoo
"kau bahkan lebih murahan sajangnim!!"umpat geunnie lalu pergi
-tbc-
mau terusin ga?

3 komentar: