Senin, 15 Oktober 2012

Sex in Bali With Ryeowook

Cast : Ryeowook Suju
           Kang Eun So
Genre : Yadong :21+
Facebook : Vievvieenannovinavino C'monkey Ratunya Yadong
Type : One Shoot

~~~Ryeowook vop~~~

 Pengalaman menarik ini kami alami sewaktu kami berbulan madu di Pulau Bali dan Lombok. Waktu itu sedang low session jadi keadaan tidak seramai kalau sedang hari libur, di mana kami melakukan hubungan seks di tepi pantai yang sepi sambil membuat film dokumentasi adegan kami tersebut, juga sewaktu kami di hotel kegiatan kami sempat diintip oleh seorang pegawai hotel. Saya (RYEOWOOK) dan KANG EUN SOO  senang sekali bereksperimen dalam melakukan hubungan seks, dari segala macam gaya, alat-alat bantu seks sampai membuat foto dan film hubungan seks kami.
 Kang eun soo istriku itu kukenal sejak masih SMA, ia adik kelasku, hingga setelah selesai kuliah ia akhirnya kunikahi. Sejak SMA kami sudah sering melakukan hubungan seks (omg), apalagi sewaktu kuliah, karena kami berada di kota Malang meskipun tidak sekampus tetapi karena tempat kostku yang bebas jadi kami sering melakukan hubungan seks di tempat kost. Sebenarnya kami juga mempunyai cerita seks yang menarik sewaktu masih kuliah dulu, tetapi saya ingin menceritakan pengalaman yang satu ini dahulu.
Siang hari sekitar pukul 1.00, akhirnya kami berdua sampai di Pulau Bali, dari airport kami di antar taksi untuk mencari hotel di daerah Kuta, sejenak kami melepas lelah, setelah itu kami jalan-jalan di sepanjang jalan di Kuta, Kang eun soo  rupanya tertarik untuk membeli beberapa potong bikini untuk dipakai nanti di pantai. Model yang ia beli sangat menggairahkan, kainnya tipis berwarna terang hingga kalau dipakai lalu kena air, dipastikan apa yang dilapisinya akan terlihat dengan jelas, sengaja ia beli itu untuk membuat aku terangsang , lalu ada celana yang hanya ada secungkup kain kecil untuk menutupi rambut kemaluannya, modelnya hanya bertali satu bagian belakangnya hingga belahan pantatnya jelas bebas terlihat, begitu juga penutup dadanya hanya sekedar untuk menutupi puting buah dadanya, selain itu banyak juga yang lain yang ia beli, pokoknya modelnya yang merangsang.

Semalam kami di Bali, keesokan harinya kami menyeberang ke Pulau Lombok yang pastinya lebih alami dibanding Bali. Sesampainya di Lombok kami masih harus menyeberang ke Pulau kecil di sebelah Pulau lombok yaitu di Gili Meno. Tempatnya sangat cocok untuk berbulan madu, kami menempati sebuah cottage yang asri, setelah berkemas kami segera menuju ke pantai untuk berenang, mula-mula Kang eun soo  masih mengenakan kaos rangkap untuk menutupi bikininya, sesampai di pantai yang berjarak sangat dekat dengan hotel, kami mencari tempat yang nikmat untuk berenang, kami melihat sepasang bule yang sedang asyik bercumbu ria di pinggir pantai yang landai dan berpasir putih itu sehingga kami bisa melihat kalau mereka berdua dalam keadaan telanjang bulat.
“chagi, kamu berani nggak seperti mereka itu”, tanyaku.
“Berani aja, pokok ada ryeowook oppa aku mau aja” (ditampar eunhyuk), sahut Kang eun soo .

Setelah menemukan tempat yang tepat segera kami berdua berenang di air laut yang jernih itu. Kulihat Kang eun soo  mengenakan bikini yang transparan hingga menampakkan bayang rambut kemaluannya di pangkal pahanya, sewaktu ia masuk ke air aku tidak dapat menahan nafsuku yang timbul melihat tubuh Kang eun soo  yang memakai bikini transparan itu. Payudaranya yang kencang menantang jelas terlihat di balik bikininya, ujung payudaranya yang berwarna coklat kemerahan membayang jelas terlihat. Segera saja juniorku berdiri tegak melihat pemandangan yang indah itu, segera kuabadikan dengan handycamku tubuh Kang eun soo  dari segala sudut dan segala lekuk tubuhnya.
“eun soo, kamu lepasin aja bikinimu itu, kan sama aja kamu seperti nggak make apa-apa kalau kamu pake bikini itu”, sahutku.
“anio ,,, aku malu oppa”, jawab Kang eun soo .
“Malu ama siapa, kan nggak ada orang yang tahu di sini, kan sepi”, sahutku.
Ia melihat sekelilingnya nggak ada orang kecuali sepasang bule yang sedang asyik main kuda-kudaan.
“ne, aku lepas ya”, jawab Kang eun soo .
Tak kusia-siakan sewaktu ia melepas bikininya kurekam terus dengan handycam-ku hingga ia telanjang bulat di tepi pantai, kulepas sekalian celana renangku hingga juniorku yang sudah berdiri tegak tadi meloncat keluar seolah merasa bebas dari kurungannya. Tampak olehku tubuh telanjang Kang eun soo . Rambut kemaluannya tampak kontras sekali dengan kulit tubuhnya yang putih mulus, serta dua gumpalan buah dadanya yang tegak mengacung membuat nafsu ini menjadi berkobar. Ujung payudaranya yang berwarna coklat kemerahan itu tampak mengencang karena basah oleh air laut, ingin sekali kuremas-remas dan kuhisap ujung payudaranya itu. Kuabadikan semua tingkah laku Kang eun soo  yang telah telanjang bulat itu, ia bermain di air yang jernih sambil sekali-kali ia menoleh ke kiri dan kanan melihat kalau kalau ada yang melihat tubuhnya yang telanjang bulat itu. Ia berbaring telentang di pasir pantai dengan posisi kakinya mengangkang hingga tampak belahan lubang Miss.V.nya yang berwarna merah itu, kurekam terus adegan ini sambil arah kamera kuarahkan ke bagian Miss.V.nya yang terbuka lebar itu. Tanganku yang satu sambil mengurut juniorku yang sudah berdiri tegak sambil sesekali meraba dan meremasi payudara Kang eun soo  yang sudah mengencang itu.
Rupanya Kang eun soo  juga sudah mulai terangsang ketika kuraba Miss.V.nya dan kumainkan clitorisnya, ia lalu meraih juniorku dan mengocoknya perlahan sambil mendesah keenakkan, “Ughh…, oppa…, gelii, enakk…”, sambil tangannya semakin kencang mengocok juniorku, akhirnya kutaruh handycamnya di suatu tempat yang tepat agar segala adegan kami dapat direkam dengan jelas, selintas terpikir olehku andai ada seseorang yang mau membantu untuk mengambil gambar dengan handycamku pasti akan lebih bagus lagi hasilnya. Kulihat ke arah pasangan bule itu, ternyata mereka juga sedang melakukan hubungan seks di pasir pantai, kulihat Kang eun soo  juga asyik menyaksikan adegan itu dan tangannya yang satu meremasi payudaranya sedang tangannya yang lain dengan dua jarinya tampak sudah berada di dalam Miss.V.nya yang tampak licin mengkilat karena cairan nafsunya tampaknya sudah membasahi liang Miss.V.nya.
Kuhampiri Kang eun soo  yang telentang di atas pasir pantai itu segera ia meraih juniorku dan mengarahkannya ke mulutnya yang mungil dan selanjutnya bagai anak kecil yang sedang makan ice cream, dijilatinya seluruh batang juniorku dari ujung kepala sampai ke buah juniorku tak lupa dikulumnya sambil sesekali di sedot dengan kuat. “Ufffffff nikmat sekali soo…, terusin isapnya…, isap yang kenceng chagi”, karena sudah bangkit nafsunya, Kang eun soo  dengan kuat menyedot ujung kepala juniorku sambil sesekali menggunakan ujung lidahnya memainkan lubang kencingku, rasa yang ditimbulkan sangat nikmat. Segera kubuat posisi yang memungkinkan aku bisa menjilati dan menghisap Miss.V. Kang eun soo  yang sudah terbuka itu, ketika kujilati clitorisnya ia menggelinjang kenikmatan sambil kepalaku di jepit dengan kedua belah pahanya, ia rupanya ingin agar aku lebih lama menjilati Miss.V.nya. Dengan dua jariku, jari tengah dan telunjuk kumasukkan ke dalam Miss.V.nya dan mengocok dengan lembut hingga ia tampak mengerang-erang keenakkan, juniorku di genggamnya erat sambil terus menghisap-isap ujung juniorku.

Cukup lama kami saling isap dan jilat hingga aku melihat ke arah pasangan bule itu dan ternyata mereka sedang menyaksikan adegan kami. Kukatakan pada Kang eun soo  kalau kita sedang diperhatikan oleh pasangan bule itu.
“Biarin aja oppa, biar mereka terangsang melihat permainan seks kita”.
Bukannya malu tapi Kang eun soo  malah lebih ganas dan agresif dalam permainan ini. Kini posisiku telentang di pasir dan Kang eun soo  berada di antara ke dua pahaku yang telentang, ia tampak begitu menikmati juniorku yang kini sudah basah terkena air liurnya, tak henti-hentinya ia mengisap dan menggigit kecil ujung juniorku sehingga aku kelojotan merasakan geli yang luar biasa, kurasakan desakan yang akan keluar dari juniorku, segera aja kutarik kepala Kang eun soo  agar ia melepaskan juniorku dari mulutnya, dan kini kurebahkan ia lalu kuhisap ujung payudaranya sebelah kanan sambil ujung yang satunya kumainkan dengan jariku, Kang eun soo  tampak menikmati permainan ini sambil tangannya sendiri memainkan ujung clitorisnya, kedua belah pahanya di buka lebar dan setengah diangkat agar lebih mudah dirinya memasukkan jarinya sendiri.

“RYEOWOOK OPPA…, ayo masukin juniormu di Miss.V.ku dong…, aku udah kepengen nihh”, pinta Kang eun soo  sambil mengarahkan juniorku ke arah lubang Miss.V.nya. Sambil dituntun tangannya kumasukkan ujung juniorku ke lubang Miss.V.nya. Kang eun soo  yang tampaknya memang sudah kepingin dengan mengangkat pantatnya ia sengaja membuat agar seluruh batang juniorku masuk ke dalam Miss.V.nya.
“Acchh…, uufffffhh”, desah Kang eun soo  ketika seluruh juniorku masuk ke dalam Miss.V.nya. Kedua pahanya dilingkarkan di badanku agar juniorku tetap menancap di Miss.V.nya, kutarik sedikit keluar lalu kumasukkan dalam-dalam, kutarik lagi kumasukkan lagi dengan ritme yang berirama membuat Kang eun soo  mengerang-erang keenakkan.

Kini dengan ritme yang lebih cepat kutekan-tekan sekuat tenaga hingga mulut Kang eun soo  menganga tanpa bisa mengucapkan sepatah katapun karena nikmat yang dia rasakan membuat ia hanya sanggup mengelinjang-gelinjang keenakan. Kulihat payudaranya bergerak naik turun seirama dengan kocokan juniorku di Miss.V.nya. “wookppa…, egghh…, aacchh…, aakuu pengen puass dulu ya”, pinta Kang eun soo .
Tanpa kujawab ia lalu kini berada di atas tubuhku, juniorku yang berdiri tegak itu dituntunnya ke liang Miss.V.nya, lalu dengan jeritan kecil Kang eun soo , “Aauu…”.
Seluruh batang juniorku kini amblas masuk ke dalam Miss.V. Kang eun soo  yang semakin licin itu, kini ia sepenuhnya bebas menguasai juniorku, seperti orang naik kuda semakin lama semakin cepat gerakannya sambil tanganku meremas-remas kedua bukit payudaranya yang indah itu, ia ingin kedua payudaranya itu kuremas-remas dengan kuat hanya dengan begitu ia merasakan nikmat yang sebenarnya, kini ia tidak lagi bergaya seperti naik kuda, tetapi tetap seperti posisi semula hanya kini ia menggesek-gesekkan Miss.V.nya maju mundur sambil ia meremasi sendiri payudaranya hingga akhirnya ia tampak mengejang-ngejang beberapa saat sambil menggigit bibirnya dan matanya terpejam merasakan nikmat yang tiada tara itu, akhirnya ia terkulai di atas tubuhku beberapa saat.
Lalu ia kembali mengocok juniorku dengan Miss.V.nya, kurasakan kini Miss.V.nya lebih seret dari yang tadi sehingga menambah kenikmatanku, segera kuminta agar ia berjongkok aja, posisi doggie style adalah posisi kegemaranku, segera Kang eun soo  berjongkok sambil membuka lebar pahanya hingga kulihat dengan jelas lubang kenikmatan itu terbuka di hadapanku, Miss.V.nya sangat merangsang sekali, rambutnya tidak terlalu lebat hingga seluruh bagian dalam Miss.V.nya dapat terlihat dengan jelas.
Kini kepala juniorku kuarahkan ke dalam lubang itu, dengan sekali dorongan, masuklah sebagian juniorku ke dalam Miss.V. Kang eun soo . Kang eun soo  menjerit kecil ketika sebagian juniorku masuk ke Miss.V.nya, kini ia memundurkan pantatnya hingga amblaslah seluruh batang juniorku ke dalam Miss.V. Kang eun soo . Dengan kuat kudesak-desak seluruh batang juniorku dengan irama yang beraturan hingga Kang eun soo  merasa kegelian lagi. Sambil mendesis ia memintaku agar jariku di masukkan ke dalam anusnya, kubasahi jari telunjukku dengan ludah dan sebagian lagi kubasahi pula lubang anusnya dengan air ludahku. Sambil terus menggoyang kumasukkan jari telunjukku ke anusnya hingga seluruh jariku masuk ke dalam anusnya, sambil kutekan ke bawah hingga kurasakan geseran juniorku di dalam Miss.V. Kang eun soo , ia tampak menikmati sekali permainan ini, berulangkali ia memintaku agar lebih keras lagi goyangannya sambil ia membuat gerakan maju mundur pantatnya.

“Uufffgghh…, Enak chagiya, Miss.V.mu nikmat banget, orang lain pasti pengen ngrasain Miss.V.mu ini, soalnya nikmat banget sih”, Kataku.
“Iya dong, lain kali kita coba ya, mungkin orang lain pasti udah keluar duluan sebelum aku puas”, sahut Kang eun soo .
“Bener…, kamu pengen coba junior orang lain?”, tanya RYEOWOOK.
“Iya…, itu kalau kamu kasih ijin lho, tapi kamu harus ada juga di situ melihat aku main ama orang lain”, jawaban itu semakin membuatku terangsang hingga kupercepat kocokan juniorku sambil menekan kuat kuat jariku yang ada di dalam anusnya, hingga akhirnya kurasakan ada desakan yang kuat yang akan menyembur keluar dari juniorku, rupanya Kang eun soo  juga mengerti kalau aku mau keluar, kucabut keluar dan segera oleh Kang eun soo  diraihnya juniorku dan segera ia menghisap kuat juniorku sampai akhirnya aku tak kuat lagi menahan rasa nikmat ini hingga akhirnya, “Cett…, crett.., crett”, keluarlah cairan kenikmatanku, dengan lahap Kang eun soo  menghisap setiap tetes cairan maniku itu, lalu dengan lidahnya ia membersihkan ujung juniorku hingga seluruh batang juniorku mengkilat oleh air liurnya.
Apa yang kami lakukan itu ternyata di saksikan oleh sepasang bule tadi, bule cowoknya mengacungkan ibu jarinya ketika melihat kami kini tergeletak kelelahan di pasir pantai, kubalas dengan acungan jempol pula lalu ia tertawa. Kuingat tadi handycam yang sejak tadi merekam adegan kami itu, lalu segera kuambil dan kusimpan film tadi sebagai kenang-kenangan yang indah. Dengan tetap telanjang bulat kami bermain di air sambil membersihkan diri dari pasir pantai yang menempel di seluruh tubuh kami, kami tetap di pantai itu sampai menunggu matahari terbenam, karena dari pantai itu kami dapat menyaksikan indahnya peristiwa alam itu, terlebih peristiwa yang baru kami alami tadi.

END

Jgn lupa RCL ya !

3 komentar: