Jumat, 12 Oktober 2012

Nappeun noona [One shoot]


Author: intan novela//
@intan_NovELF
Cast: cho kyuhyun
         Kang/ cho kyuhyun
         Other cast

Genre: sistership// yadong// NC
(may be)// 17+


#cuap-cuap author: bagaimana ini?
Saya jadi ketagihan buat FF yang bergenre: WOWW!!! Adakah obatnya? Dan ini adalah FF yadong kedua saya.

#happy reading ne? Kenapa saya
tulis 17+? Karena umur saya juga baru-baru ini hampir sweet seventeen. Dan di FF
yadong pertama saya dulu itu, saya masih 16 tahun. Jadi jaraknya hanya tinggal
beberapa hari sajalah. :D happy reading lagi^^


XXX


Kyuhyun turun dari tangganya
dengan muka ya, bisa dibilang kusut walaupun dia sendiri sudah mandi dengan
benar. (?)

Sekaran ini, dia tidak lagi
tinggal berdua dengan appanya. Karena seminggu yang lalu, appanya menikah lagi
dengan seorang wanita yang sama-sama bussiness dengannya. Setelah selama 10
tahun, appa kyuhyun yang menduda.  Dan
tentu saja, itu membuat kyuhyun memiliki umma baru alias umma tiri dan seorang
noona yang jarak umurnya hanya 3 tahun dengannya.


“chagiya, kau sudah bangun? Ayo
kita sarapan bersama.” Ajak mrs. Cho.

“ne umma.” Kyuhyun mengambil
tempat duduk bersebelahan dengan noona tirinya.
“kyuhyuni,”

“mwo? Kau panggil aku apa?” tanya
kyuhyun.

“kyuhyuni. Wae?” tanya sang neul
balik.
“namaku kyuhyun! Bukan kyuhyuni!”

“hahaha... sudahlah kyuhyun, itu
panggilan sayang untukmu dari noonamu.” Komentar mr. Cho.

“aniyo. Itu seperti panggilan
anak kecil.” Tolak kyuhyun.

“hahaha.... sudah lanjutkan
makanmu.” Sambung mrs. Cho.

“kyuhyuni, hari ini kau berangkat
dengan noona, ne?”


Kyuhyun menoleh kearah noonanya
sekilas. Namun terhenti saat pada paha mulus noonanya. Ya, sang neul hanya
memekai rok mini, yang mengekspos paha putih nan mulusnya. Tapi kyuhyun tidak
tergoda. Dia hanya menunjukkan ekspresi datar.



Mobil sang neul berhenti pada
sebuah terminal. Kyuhyun hanya terheran saat seorang namja masuk kedalamnya.
Siapa dia? Pikir kyuhyun.

“kyuhyun, kau bisa menyopirkan?”
tanya sang neul.
“mwo?”

“kau yang menyopir ne?” sang neul
pun keluar dari mobil dan duduk kembali namun berada dibelakang. Bersama namja
yang baru masuk tadi.



Kyuhyun tak langsung masuk ke
sekolah. Sebelumnya dia bersandar pada tembok gerbang sekolah setelah keluar
dari mobil noonanya. Rasanya ia ingin muntah setelah melihat apa yang
dilihatnya tadi.


Remasan, desahan, dan rabaan.
Terekam jelas dimemori otak kyuhyun. Dia tak menyangka jika noona tirinya
seperti itu.

“bagaimana bisa aku mempunyai
noona seperti itu?” keluh kyuhyun. Dan setelah merasa baikan, barulah kyuhyun
masuk ke sekolah.



“jadi dia adik tirimu?” tanya
miina saat menemui kyuhyun yang sedang asik melihat acara TV.

“ne. Kau duduk saja dulu. Aku
akan membuatkan minum untukmu.” Suruh sang neul.


Hari ini teman satu kampusnya
bermain di rumahnya. Ada sesuatu yang ingin mereka kerjakan. Dan tentunya itu
adalah urusan yeoja.

Miina ikut duduk disamping
kyuhyun. Datar. Itulah ekspresi kyuhyun sekarang.

“hallo adik manis. Siapa namamu?”
tanya miina.


Merasa ada yang mengajaknya
bicara, kyuhyun menoleh kesumber suara.
“kyuhyun.” Jawab kyuhyun singkat.
“berapa umurmu?” tanya miina lagi
“17 lebih.”
“kau kelas berapa?”
“3 SMA.”


Miina mengkerutkan dahinya.
Sungguh namja yang sangat dingin. Batin miina. Kukira adik tiri sang neul
adalah orang yang asik untuk diajak bicara. Ternyata dugaan miina salah.


“miina-ah, bagaimana kalau kita
langsung saja kekamarku?” ajak sang neul yang kembali dari dapur dengan namapn
yang berisi minuman dan setoples cemilan.
“ne.”

“kau bicara apa saja dengannya?”
tanya sang neul ditengah jalan menuju kamarnya.

“pertanyaan yang sederhana.
Adikmu sangat dingin.” Jawab miina.

“hahaha... pertama kali aku
melihatnya, ekspresinya memang begitu. Tapi lama-kelamaan dia termasud adik
yang lucu.”

“apa saja yang kalian perbuat?”
tanya miina.

“tidak ada.” Jawab sang neul
cuek. “oya, apa kau bawa videonya?” lanjut sang neul.

“tentu saja. ada di dalam tas.”
Miina menepuk pelan tasnya. Sang neul hanya tersenyum renyah.




Sang neul dan miina tampak fokus
pada layar TV yang menayangkan akting dari seorang namja dan yeoja yang sedang
melakukan sesuatu yang bisa dibilang, wajar jika itu di lakukan sepasang suami
istri. Namun mereka yakin jika mereka bukan sepasang suami istri.

Sang neul merasa sesak. Padahal
AC di kamarnya sudah dinyalakan. Dan ini memasuki musim gugur. Tentunya udara
tidak panaskan?

Sedangkan miina menggigit bibir
bawahnya. Tak tahan. Rasanya dia ingin melakukan gerakan yang ada di TV itu.

“sudah cukup. lihat dirimu, kau
menyedihkan.” Ejek san neul.

“rasanya aku ingin melakukannya.
Sang neul-ah, kajja kita ke club.” Ajak miina.

“mwo? Hahahaha.... dasar kau
ini.” Sang neul tertawa. Kemudian dia tampak berpikir.

“aku punya ide.” Sang neul
menggerakkan tangannya. Memberi tanda agar miina mendekat. Dan sang neul mulai
membisikkan idenya.
“mwo?  Kau yakin?” tanya miina tak percaya.


Sang neul hanya mengangguk. Dia
yakin dengan apa yang dipikirkannya. Lagi pula, dia sudah lama penasaran
dengannya.

“kau sipakan semuanya. Dan aku
akan memanggilnya.” Sang neul beranjak dari kamar dan keluar.



Sang neul mendekati kyuhyun yang
sedang asik belajar. Dia memeluknya dari belakang, lalu mencium pipi kyuhyun.
Membuat kyuhyun merasa risih.
“ada apa noona?” tanya kyuhyun.


Walaupun kyuhyun sudah sering
melakukan hubungan kontak seperti kiss pipi namun belum sampai pada kiss bibir,
dan sebuah pelukan hangat dari noonanya, kyuhyun hanya cuek. Dia menganggap itu
semua hanyalah kasih sayang dari seorang noona. Bukankah mereka saudara,
walaupun itu saudara tiri.

“kau sedang belajar?” tanya sang
neul balik.

“apa noona tidak melihat?” tanya
kyuhyun balik lagi.

“apa kau banyak PR?” tanya san
neul lagi.

“ani. Aku hanya sedang iseng
mengerjakan soal matematika.” Jawab kyhyun.

“adikku memang rajin.” Sang neul
mengacak pelan rambut kyuhyun.

“kenapa noona kemari? Bukankah
ada teman noona?”

“ne. Noona hanya ingin mengajakmu
ke kamar noona. Apa kau tidak merasa bosan di kamar sendirian?”


Pertanyaan aneh yang keluar dari
mulut sang neul. Tapi karena kyuhyun orang yang dingin, jadi dia hanya cuek
saja.

“kau mau? kita ngobrol seperti
biasa.” Ajak sang neul.
“aniyo.” Tolak kyuhyun.

“ayolah kyuhyuni, teman noona
yang satu itu orangnya sangat asik. Dia juga jago matematika. Kau bisa meminta
bantuan padanya. Coba noona lihat pekerjaanmu.” Sang neul meneliti buku
matematika kyuhyun. Hanya ada 3 soal yang dapat kyuhyun kerjakan.

“teman noona jurusan matematika?”
tanya kyuhyun. Dia mulai tertarik.

“ne. Kau bisa meminta bantuan
darinya.” Jawab san neul. Yang tentu saja itu bohong karena dia ingin kyuhyun
tertarik.



Kyuhyun masuk kekamar noonanya.
Dilihatnya miina yang sedang asik membaca buku di pinggir ranjang. Pelan tapi
pasti, sang neul mengunci pintu kamarnya. Tanpa kyuhyun sadari.

“sang neul noona bilang, noona
kuliah di jurusan matematika. Apa noona bisa membantuku?” tanya kyuhyun sambil
menyodorkan buku ke arah miina. Miina yang tak tahu apa-apa hanya mengangkat
alis sebelas.


Bruukkk


“sekarang miina.” Teriak san
neul.


Dengan cepat miina meraih tangan
kyuhyun dan mengikatnya pada tali yang sudah ia persiapkan di pinggir sandaran
kasur. Merasa ikatan tali sudah kuat, miina turun dari ranjang.

“noona apa-apaan ini?” tanya
kyuhyun bingung dan marah.

“kau yakin sang neul?” bisik
miina.

“tentu saja. kita lakukan
sama-sama.” San neul naik ke atas ranjang dan duduk di atas paha kyuhyun.

“kyuhyuni, lihat adegan di TV
itu.” Tunjuk sang neul. Dan kyuhyun mengikutinya.


Kyuhyun memlebarkan matanya.
Tidak mungkin ia melakukan itu. Ini gila!!!

“kau sudah melihatnya. Sekarang,
puaskan noona dan teman noona, ne?” pinta san neul.


Sang neul meremas bagian atas
tengah selangkangan kyuhyun. Membuat namja itu menjerit kaget.

“ani noona... lepaskan aku....”
teriak kyuhyun.


Untunglah mr. Cho mrs cho sedang
tidak ada di rumah. Karena mereka sedang lembut di kantor dan menurut perkiraan
sang neul, orang tua mereka pasti menginap di hotel yang dekat dengan tempat
kerja mereka. Jadi san neul membiarkan kyuhyun berteriak sepuasnya.

“miina-ah? Kenapa kau berdiri
diam seperti itu? Kau bilang, kau ingin melakukannya?” tanya sang neul.

“kau yakin sang neul-ah? Aku
menjadi kasian dengan adikmu.”

“jangan bohong. Aku tahu kau sudah basah."


Dan sang neul melakukan aksinya.
Meremas benda milik kyuhyun semakin keras. Membuat kyuhyun menjerit lagi. Dia
ingin melawan tapi kedua tangannya terikat kuat. Kyuhyun hanya bisa meremas
tali yang mengikatnya dan kakinya menendang-nendang tak berarah.

Sedangkan miina duduk di atas
perut kyuhyun dengan keadaan bawah yang sudah terbuka. Dia hanya ingin bendanya
disentuh. Bukan lebih. Karena masih ada rasa kasihan di hatinya.

“kyuhyuni, hahaha... sang neul
lucu sekali memanggilmu dengan sebutan itu. Maukah, kau memanjakanku juga?”
tanya miina seduktif.


Pertama kalinya kyuhyun melihat
kelamin yeoja dengan jarak sedekat ini. Selama ini kyuhyun hanya melihatnya
dari sebuah LCD sekolah. Itupun saat pelajaran biologi bab reproduksi. Tak menyangka
jika ia melihatnya secara live seperti ini.


“aaarrrggghh...” teriak kyuhyun.
Ada sesuatu yang menggigit punyanya.

“ayolah kyuhyuni, jilat dengan
keras ne?” pinta miina. Dan mulai memperpendek jarak benda miliknya ke arah
mulut kyuhyun.



Sungguh kyuhyun yang malang.
Pertama kalinya dia melakukan, dan itu langsung dengan 2 yeoja. Lama kelamaan
kyuhyun mulai lelah untuk menjerit menolak. Ia membiarkan 2 yeoja itu merasakan
tubuhnya. Terutama juniornya. Kyuhyun sendiri juga tidak ingin munafik saat sang
neul, noona tirinya memanjakan miliknya. Dan benda milik miina yang terus
mengeluarkan cairan dan dihisap habis oleh kyuhyun.



“hhaahh... tinggal kita berdua
kyuhyuni.” Kata sang neul tidur disamping kyuhyun sambil mengelus wajah
kyuhyun.

“kenapa miina harus pulang,
padahal dia bilang ingin menginap disini.” Lanjut sang neul. “kyuhyuni, apa kau
lelah?” tanya sang neul.


Sang neul mendongak. Menatap
wajah kyuhyun yang sedang melamun melihat ke langit-langit kamar sang neul.

“adik kecil, apa yang kau pikirkan,
ha?” tanya sang neul. Ia mengarahkan wajah kyhyun untuk menatapnya.

“noona, kenapa kau melakukan ini
padaku?” tanya kyuhyun yang menurut sang neul, itu sangat polos.

“karena noona mau.” sang neul
mencium singkat bibir kyuhyun.

“kenapa noona juga mengikatku
seperti ini?”
“itu supaya kau tidak lari.”
“kalian tidak adil.”
“mwo?”

“kalian bisa sesuka hati kalian
meremas milikku. Tapi aku?”

“kau ingin meremas punya noona?”
tanya sang neul. Dia mulai melepas pengikat tali di tangan kyuhyun.

“kau mau melakukannya lagi?”
tanya sang neul yan lebih tepatnya berbisik.

“remas dengan kuat kyuhyuni. Buat
noona berada di surga.” Lanjutnya. Yang meraba junior kyuhyun. “lihat, punyamu
sudah bangun.”




Kyuhyun berjalan lesu menuju
kelasnya. Dia merasakan ada yang salah di bagian atas selangkanya. Dapat di
rasakan juniornya yang berkedut. Apakah semalam belum maksimal?

“aargghh...” rintih kyuhyun
pelan. Ternyata saat duduk juniornya semakin cepat berkedut dan sakit.

‘aisshh... ini gara-gara 2 nenek
lampir yang memperkosaku semalam.’ Batin kyuhyun.



Hal itu juga, membuat kyuhyun tak
fokus pada pelajaran. Kebanyakan dia meraba juniornya. Tentu saja dengan
diam-diam. Agar seonsaengnim dan teman sebangkunya tidak curiga. Entah kenapa kyuhyun
ingin sesuatu. Tapi kyuhyun belum tahu itu apa. Dan sekarang ini, dia ingin
kekamar mandi.

“mwo?” kyuhyun melihat juniornya
mengeluarkan cairan.

‘aisshhh... berhentilah...”
rengek kyuhyun pada juniornya sendiri.


“arrgg... ya terus... argghh,
ohh...”


Samar-samar kyuhyun mendengar
suara desahan kecil di toilet pria ini. Kyuhyun tak yakin, tapi ia ingin
memastikan.


Blam


Kyuhyun mendapati seseoran yang
sedang bercinta. Mwo? Bercinta di sekolah dan di kamar mandi? Sungguh murid yan
sangat pemberani. Apalagi itu adalah honbae kyuhyun.

“kau?”

“kyu-kyuhyun sunbae?” kata namja
dan yeoja ini bersamaan.

“cepat cabut atau aku akan
melaporkan ini pada kepala sekolah.” Ancam kyuhyun.

“mwo? Aniyo sunbae. Aku akan
mencabutnya sekarang.” Kata namja yang ketakutan.

“aarrrgghh...” desah namja dan
yeoja itu bersamaan.

“sunbae, aku mohon jangan
sebarkan berita ini. Jeongmal.” Rengek sang namja.

“tidak akan asalkan kalian tidak
mengulanginya.”
“ne sunbae.”


Dan mereka berdi=ua pun pergi.
Namun kyuhyun menahan sang yeoja. Membuat yeoja itu bingung dan ketakutan.
“siapa namamu?” tanya kyuhyun.

“lee-lee sun hee, sunbae.” Jawab
yeoja yang bernama  sunhee itu.


Kyuhyun mengajaknya masuk kedalam
toilet. Menyandarkannya pada tembok.


“kau tahu, kemarin malam aku
habis diserang oleh 2 nenek lampir. Mereka mengambil keperjakaanku.” Kata
kyuhyun terang-terangan.


Sunhee yang semula bingung pun
tahu apa maksud kyuhyun.
“jadi, ada apa sunbae?”

“lihat, sedari tadi juniorku
terus berkedut tak mau berhenti. Dan saat ku arahkan pada kloset, banyak cairan
yang keluar dan tidak mau berhenti.”


Sunhee dapat melihat celana
kyuhyun yang basah. Bukan basah karena air kencing melainkan basah karena
cairan sperma.

“jadi maksud sunbae apa? Apa
sunbae mau menyuruhku untuk menghentikannya?” tanya sunhee.

“jika kau bisa, lakukan saja.”
suruh kyuhyun.

“sekarang ini sedang pelajaran.
Apa sunbae mengatakan ijin kekamar mandi?” tanya sunhee.
“ne, wae?”

“berarti kita harus melakukannya
dengan cepat. Sunbae, bisakah kau nanti tidak menjerit?”
“menjerit? Baiklah.”


“arrgghhh...” jerit kyuhyun.

“sunbe, aku bilang jangan
menjerit. Atau semua orang akan mendengarnya.”

“bagaimana aku tidak menjerit
jika remasanmu sangat kuat. Bahkan melebihi remasan mereka berdua.”

“kalau begitu, sunbae cium saja
bibirku.”
“mwo?”



Sang neul meremas seperti
mencucui pakaian. Sedangkan kyuhyun tersus melumat bibir yeoja yang tak
dikenalnya ini. Sepertinya kyuhyun mulai ketagihan dengan yang namanya seks.


“Sekarang aku akan menjilatinya
sunbae.” Kata sunhee.


“arrgghh... cepat sunhee... lebih
keras. Arrhhhg...” tanpa sadar kyuhyun meracau.


Sunhee berhenti. Membuat kyuhyun
yang tadi keenakan terheran-heran.
“wae?” tanya kyuhyun.

“sunbae, bolehkah aku
memasukkannya ke dalam milikku?” tanya sunhee. “tadi kami hampir klimaks. Tapi
sunbae menggangu kami.” Sunhee cemberut. Membuat kyuhyun entah kenapa menjadi
gemas dengan honbaenya.
“tentu saja.” jawab kyuhyun.


Dan adegan tadi pun lanjut.
Kyuhyun yang sedari tadi hanya mencium bibir sunhee, sekaran tangannya mulai
bergerilya meremas buah dada sunhee.


5 weeks later



“noona, bagaimana kalau appa dan
umma dengar?” tanya kyuhyun.

“tidak akan. Karena mereka
sendiri juga sedang bercinta seperti kita.” Jawab sang neul. “asalkan kau tidak
berteriak dengan keras.” Lanjut sang neul.

“noona, boleh aku masukkan
sekarang?” tanya kyuhyun minta ijin.
“tentu saja adik manisku.”


Dan keluarga cho pu sedang asik
bercinta dengan pasangannya masing-masing.


End


Semakin yadongkan? Bagaimana
menurut kalian? Author sampai keringat dingin.
Silahkan RCL^^

3 komentar: